TERIAKAN PEMBANGKANG

INSIDE ME

Jika kau tau kita tak mungkin bersatu,mengapa kau menanyakan itu? 
Menjabarkan arti cinta sejati,tak semudah seperti kau meniggalkanku. 
Jika kau percaya suatu nanti kita akan bersatu, kau tak akan mampu menjawab pertanyaanku. 
Kau takut sakit utk ke dua kalinya, apa yg telah menyakitimu....?

Pedangkah,,,,,,,??? 
Pengkhianatanmu,,,,lebih indah jika ku lempar jauh dr hdpku" 

Di deretan cerita ini sebuah masa lalu terkoyak...
Sungguh tak baik kita lanjutkan,karena hanya sementara kau berpikir tentang aku..
Dan akupun juga mengertia apa yang ada dalam otakmu...
'keinginanmu...
' setiap jengkal kemarahanmu....

Tapi sadarkah kau berucap seperti itu,walau tak di depanku...
'walau hanya sepotong rangkain kata....
Aku tak ingin menghabiskan waktu di sini....
Waktuku telah habis untukmu...
Jika dahulu hanya rangkaian kata-kata,tapi tanpa terselip perasaan...
Mungkin kau tak akan mengerti arti dari samua ini...
Kini kau seperti pengecut yang bersembunyi di indahnya kata...
Dan melemparkan di semua sudut kenangan...

Mari kita sudahi ini semua...

Pernah dulu kau mencoba untuk melawannya...
'namun hanya terhenti di ujung mulut... 
dan kenyataan itu masih kutunggu...
Namun kau berikan kata - kata yang penuh kecewa...
Keputusan hanyalah keputusan....
Hatimu tak seindah dulu...
Ku tau kau berikan yang pahit dalam hidupku...
Kau meninggalkanku demi sepotong ketakutanmu akan kesengsaraanmu..

Kau belum tau arti hidup ini....
kau hanya takut lapar...
kau hanya takut akan mereka...
Tapi kau telah mendustai hatimu....
Kau hanya sesosok nyawa penuh kenestapaan....

Di belenggu oleh perasaanmu sendiri...
Dan kesepian di tangan yang memelukmu hangat...
Maaf semua ini hanya terucap jika kau membangunkan kenangan yg telah mengendap..

Kau bukan lagi Anjelie...
Dan kau bukanlah gambaran cinta...apalagi bunga...

Kau adalah malaikat bodoh...!!!

Kau tak mengerti kesendirinku yang di kuasai ego semata....
Dan kau terlebih bengis....
Meninggalkan permainan ini tanpa siapa pemenangnya...
Kau mundur saat hati ini menjadi kerak di atas penantian yang lama...

Ku lindungi kau dari semua pekakan,teriakan,makian,,,,
Tanpa pekakan suara parau mereka...ku tak akan seperti ini...
Tanpa itu kau akan seperti jalang....

Namun sepertinya kau tak mengerti lagi apa yang telah aku berkali-kali ucapkan...
Hanya kesabaran...
Aku hanya ingin melihat nilai kesabaran walau kau di himpit dengan keluarga yang brengsek...

Jangankan untuk berdiri di sampingmu,dan menyapa...
Di kota itu seperti kembali dalam perjuangan yang sia-sia...

Bukan aku menajiskan semua tentangmu...
Karena kau membuatku seperti ini...

Jika kau percaya kita akan bersatu...
Aku akan mengamini jika suatu saat kita akan bertamu...
Dan hanya melihat dan melewati tanpa sapaan hangat...


Selikas tentang dirimu...
Hanya kerinduan untuk bertemu...
Tak lebih dari itu...
Semua terjaga dalm tidurku....

Dan ku coba untuk melewati deras hujan di hari ini...
Hanya untuk menjadikan dirimu yg pertama...
Dan jika awan hitam ini telah ada sebelum kau berteduh...
'maka pahami sejenak yg kita jalin ini...

Untukmuu aku akan berusaha dan semoga ini terbalas indah....
Karena sejati dari hati ini inginkan dirimu...
'tuk singgah selamanya...
'tuk menjalani hidup bersama..
'tuk menjadikan dunia ini selalu mengandeng cinta kita...


Aku lelaki seadanya....
'tanpa inginkan perpisahan ini...
Peganglah apa yg mengundahkan hatimu...
Yang akan menyuramkan malam harimu...
Akupun merasakn yg sama,dalam sendiri...
Tanpa dirimu akupun merasakan yang sama...




Kau pun mengatakan yg sama dengan yg kurasa,,,
Kau pun merasakan saat tanganku memohon padaNya,,,
Kerinduan yang memuncah di kerisauan nurani,,,
Membuatku kembali berada dalam lamunan panjang,,,

Di manakah dirimu,,,?
'akankah semburat yg melukis di hati ku berujung bahagia,,,
Dan berakhir setia,,,

Liku hidupmu terulir pedih,,,
Dan aku mendengar dengan hati yg ingin memelukmu,,,
Menangislah di dadaku,di dada lelakimu,,,
Yang mampu menitipkan rindu di sini,,,
Bukan semata pengecut,,,
Yang tak mampu ucapkan sedikitpun rasa ini,,,

Kau adalah pheromone,,,
Terikat dimana aku mencintai,,,
Sangat mencintai,,,dan mengharukan perasaan kelanaku,,,

Wahai dewiku terbanglah jika terasa asing,,,
Kembalilah jika kau merindulkan dia,,,


Di ujung pagi ini,ku tengadahkan wajah ini di semesta gelap....
Seperti hatiku yg gelisah....
Saat kabut turun dan  memeluk punggungku...
Dingin yg tak lagi menusuk...


Kehampaan ini membawaku dalam keinginan....
Keinginan yang merindukan betapa sakit itu lama tak kurasakan lagi...

Maafkan lelakimu ini yang begitu keras...
Yang selalu membuatmu termenung dan teteskan air mata...
Aku selalu mencintaimu dalam pekatnya hatiku....

Kau adalah kesempurnaan....
Kau adalah agung dalam kisah di musim ini...
Kau adalah senyum yang di titipkan oleh Nya...

Simpan keinginanmu....
Waktu akan menjawab semua...
Dan tangan ini akan memelukmu jauh lebih dalam...

Kunyalakan rokok yg terakhir,,,,,
Dengan seteguk kopi sisa semalam,,,,
Mungkin tak akan terungkap kata hati untuk hari ini,,,
Bukan juga suatu kebetulan,,,,
Sampai kapan ini berlanjut dalam fase-fase yg indah?


Tak mudah untuk mendamaikan hati ini,,,
Tak begitu sulit untuk mendapatkan hati ini,,,
Namun setelah kau diam dlm hati ini,,,
Tanda tanya besar,mungkin yg ada di kepalamu,,,

Maaf bukan itu yg aku sugguhkan hari ini,,,
Ataupun kemarin,aku tlah berlaku tak adil padamu,,,
Ini bukan sebuah aibku,,,
Dan bukan tabiat,,,
Hanya sementara yg merubah ini semua,,,

Aku yakin akan nurani yg di pertaruhkan,,,
Aku tak akan ingkar dg janji yg tlh terucapkan,,,
Tangan ini belum kau genggam sepenuhnya,,,
Ikatan itu jauh dalm rencana kita,,,

Kita sambut hari ini dengan pengertian yg mendasar,,,,
Tentang kehidupan kita masing-masing,,,
Tanpa harus mengekang,,,
Namun kau satu di hatiku,,,

Tenanglah My O'nest,,,
Lingakaran ini berisikan janji yg belum terikat,,,,
Tetapi CINTA sungguh ada,,,,dan NYATA,,,


Kurang lebih Cinta..............

Satu per satu tertata...dalam sendiri,,,
Di ridhoi olehNYA,,

Aku akan mengikuti kemana ku berjalan,,,
Bukan semata hanya hidup yang tertata dg rapi,,,,
Ini lebih dari perjuangan hidup,,,

Masa lalu tlah berakhir...........
Ya..ini bukan kisahmu lagi,,,
'bukan juga materi yg kau lihat,,,
Masa lalu yg bagiku mengerikan utk di impikan kembali,,,

Malaikat bodohku tlah mati di persimpangan jalan,,,
'dan membusuk dalam perangai angkuh yg di tololkan oleh meraka,,,
Lihatlah jalanmu yg kini terperosok jauh dalam penyesalan,,,
Ku tak berhak untuk campur lebih dalam lagi,,,

Kau punya hidup yg lebih sempurna,,,
'namun jauh dari kedamaian,,,
Kini aku berjalan sendiri menata kembali,,,
Tanpa senyumu lagi ,,,,
Aku berdiri sendiri,dan tak akan lagi berpaling kembali,,,

Terima kasih akan kehadiranmu
'akan perangai burukmu,,,,
'akan pengkhianatanmu,,,
'akan ketololan kita,,,

Aku akan berdiri di tengah savana yg tlah kau tinggalkan,,,
Dan akan berteriak sekeras jiwaku yg terbebas,,,,


Malam yg mengganti senja tadi,menggugahkanku dalam keyakinan....
Damai yang bersenandung di tengah savana kering...
'dan oase pun tak terlihat...
Menghantarkan semua penantianku ini....

Sejenak biarkan jiwa ini mengapai senyumu...
Di dalam indah sinarmu...
Yang matahari'pun tak sanggup menandingi...
Dan bulan'pun tak memendar terang...
Itulah dimana aku mengharapkan penuh hatiku untumu...

Lingkarkan  penuh pelukanmu di dinginya jiwaku...
Lelapkan sedikit naluri jenuhku...
Lalu endapkan sedemikian inginmu....
Agar tak ku jumpai sakit ini lagi....

Jika aku tak seperti yg kau kenal...
Kendalikan sekuat nyalimu...
Ini pun tak ku harapkan...
Kedewasan yg lemah dan labil...

Tuntunlah aku....